Korban Pelecehan Seksual di Kampus Mengirim Surat Terbuka Untuk Nadiem

  • Share

Korban Pelecehan Seksual di Kampus Mengirim Surat Terbuka Untuk Nadiem – Salah seorang perempuan, tenaga pendidik di perguruan tinggi negeri mengaku mengalami pelecehan seksual verbal oleh rekan kerjanya. Ia pun mengirim surat terbuka ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Namun, perempuan tak mengungkap secara gamblang kampus tempatnya bekerja. Ia hanya mengaku bekerja di salah satu fakultas ilmu sosial di kampus negeri tersebut.

“Saya perempuan dan saya adalah tenaga kependidikan di salah satu fakultas ilmu sosial di kampus negeri yang membawa nama negara kita,” kata korban dalam surat terbuka yang layarberitaonline.com kutip, Minggu (21/11).

Korban mengatakan mendapat pelecehan seksual verbal terus menerus dan membuatnya tak nyaman bekerja. Ia mengungkap beberapa kejadian, seperti gurauan mengenai alat kelamin, gurauan tentang hubungan seksual, hingga tatapan sensual.

Menurut korban, rekan di tempat kerjanya pun memaklumi tindakan pelaku. Bahkan, pelaku serta rekan kerjanya tersebut menganggap tindakan tersebut sebagai gurauan.

“Saya merasa ada di fase kebingungan dalam waktu lama karena teman di unit saya mewajarkan pelecehan yang dilakukan oleh pelaku dan menganggapnya sebagai gurauan,” tulis korban.

Korban mengaku trauma dan ia pergi ke psikiater. Ia juga mendapat resep obat. Pada 19 November 2018 korban memberanikan diri mengadukan peristiwa tersebut ke Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca Juga : Menjelang Akhir Tahun Real Madrid Harap-harap Cemas

“Saya uraikan keluhan saya hingga ke detail dialog yang kerap diucapkan dan gesture yang kerap pelaku lakukan kepada saya,” katanya.

Korban mengaku tidak meminta agar pelecehan seksual yang ia alami ddiusut dan pelaku dihukum, terlebih karena peristiwa pelecehan yang menimpanya sulit dibuktikan. Ia hanya mendesak agar pihak fakultas melakukan edukasi dan sosialisasi untuk semua tenaga kependidikan di fakultas mengenai batas-batas kekerasan seksual. Namun, pesan itu tidak dibalas.

“Tidak ada tanggapan dari email aduan saya hingga pelaku pensiun pada Oktober 2019. Bahkan hingga hari ini saya tidak mendapat jawaban kenapa aduan saya tidak ditanggapi,” ujar korban.

Mulanya, kata korban, saat ia melihat wajah wakil dekan itu ia merasa sangat marah. Setelah itu, tiba-tiba ia mengalami symptoms cedera mental seperti, tangan dan kaki kebas. Gejala tersebut kemudian merambat hingga ke betis, perut, dan bibirnya.

“Hingga seluruh wajah saya kebas dan kaku. Saya juga sesak nafas. Lalu adik saya melarikan saya ke UGD,” kata korban.

Sepulang dari UGD, korban baru menyadari bahwa emosi tersebut karena melihat wajah Wakil Dekan itu membuatnya mengingat pelecehan yang ia alami.

“Dengan (melihat) wajah wakil Dekan Bidang SDM itu, karena saya teringat akan sexual harrasment yang saya alami di unit kerja saya dan telah saya adukan namun tidak ada tanggapan,” ujarnya.

  • Share
Tk88
In questa orologi replica italia straordinaria storia della sua vita, non potevano mancare al suo polso i nuovissimi migliori orologi Breitling Navitimer replica, il cronografo più iconico del marchio che oggi festeggia i suoi 70 anni e rimane uno dei più riconoscibili top Breitling replica orologi mai realizzati . Dirompente e rivoluzionario negli anni '50, torna oggi con un design replica orologi italia rinnovato e più valorizzato, con un forte richiamo alla voglia di viaggiare. Giorgi ha scelto il modello da 43 mm, con calibro di manifattura Breitling B01 e quadrante blu, il colore che ha nel cuore. Come suggerisce la campagna internazionale degli orologi Breitling replica perfetta, con la squadra composta dalla superstar del basket Giannis Antetokounmpo, dalla ballerina dell'American Ballet Misty Copeland e dall'esploratore Bertrand Piccard, anche Giorgio ha affrontato un viaggio incredibile per diventare il migliore nella sua disciplina: ha tracciato un percorso e l'ha seguito con tutta la determinazione possibile, pronto a conquistare replica orologi anche i prossimi traguardi.
Während es aus technischer Sicht nicht viel über eine Datejust zu sagen gibt, sollte darauf hingewiesen werden, dass die rolex replica vom neuesten und besten hauseigenen Kaliber 3235 angetrieben wird – der Krone Rolex um 6 Uhr auf ihrem weißen Timer . ist der Entwickler. Dieses Automatikwerk ist ein offiziell zertifizierter Chronometer der Superlative, der mit einer paramagnetischen blauen Parachrom-Spirale, einem Paraflex-Stoßsicherungssystem replica uhren und einer Chronergy-Hemmung ausgestattet ist.