Sibuk Urus Konser, BCL Belum Temui Sang Manager

  • Share
Sibuk Urus Konser, BCL Belum Temui Sang Manager

Sibuk Urus Konser, BCL Belum Temui Sang Manager – Kabar penangkapan yang dilakukan kepada Mohhammad Ikhsan Doddyansyah yang merupakan manager dari Bunga Citra Lestari memang dibenarkan oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini akibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang ditankap ketika dirinya berada di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan tepat pada 3 Agustus 2022 lalu.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di kediaman manager BCL ini juga terdapat rekannya yaitu Ronal dengan barang bukti berupa tujuh butil pil alprazolam yang digenggam oleh Doddy. Statusnya sebagai manager aktif dari Bunga Citra Lestasi memang menjadikan banyak pihak yang mempertanyakan hal tersebut,

Menurut pengakuan Mohhammad Ikhsan Doddyansyah, BCL sama sekali tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan hingga saat ini diketahui bahwa BCL tengah sibuk mempersiapkan konser internasionalnya dan msaih belum menemui sang manager.

“Tersangka (Doddy) bilang bahwa sang artis (BCL) sendiri tidak tahu kalau dia menggunakan (pil Alprazolam),” ungkap pihak kepolisian terkait keterlibatan BCL dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh managernya.

“Namun terkait keterkaitan BCL, tidak menutup kemungkinan. Kalau ada kemungkinan, kami akan melakukan pemanggilan,” ungkap pihak kepolisian.

BACA JUGA: Keinginan Si Man United Bawa Marko Arnautovic Terganjal Perihal Ini

Dengan status keduanya yang saling berhubungan, pihak kepolisian melalui Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa BCL juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan sekligus melakukan pemeriksaan terkait kasus penyalahgunaan narkoba ini, yang dimana diketahui bahwa keseharian dari Doddy bersama dengan BCL.

Sampai saat ini pihak kepolisian memang masih terus meninjau kasus ini dan terus mendalami. Dimana diketahui bahwa sang manager telah mengkonsumsi pil alprazolan selama kurang lebih satu tahun, yang merupakan termasuk ke dalam jenis obat-obatan penenang tanpa resp dokter.

Penangkapan Doddy ini juga tak hanya akibat penggerebekan yang dimana dirinya menggengam obat-obatan terlarang tersebut, tetapi pihak yang berwajib telah melakukan pemeriksaan dan tes urine kepada Doddy dan dirinya juga dinyatakan positif mengkonsumsi psikotropika dan kini secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalagunaan narkotika.

  • Share
Tk88
In questa orologi replica italia straordinaria storia della sua vita, non potevano mancare al suo polso i nuovissimi migliori orologi Breitling Navitimer replica, il cronografo più iconico del marchio che oggi festeggia i suoi 70 anni e rimane uno dei più riconoscibili top Breitling replica orologi mai realizzati . Dirompente e rivoluzionario negli anni '50, torna oggi con un design replica orologi italia rinnovato e più valorizzato, con un forte richiamo alla voglia di viaggiare. Giorgi ha scelto il modello da 43 mm, con calibro di manifattura Breitling B01 e quadrante blu, il colore che ha nel cuore. Come suggerisce la campagna internazionale degli orologi Breitling replica perfetta, con la squadra composta dalla superstar del basket Giannis Antetokounmpo, dalla ballerina dell'American Ballet Misty Copeland e dall'esploratore Bertrand Piccard, anche Giorgio ha affrontato un viaggio incredibile per diventare il migliore nella sua disciplina: ha tracciato un percorso e l'ha seguito con tutta la determinazione possibile, pronto a conquistare replica orologi anche i prossimi traguardi.
Während es aus technischer Sicht nicht viel über eine Datejust zu sagen gibt, sollte darauf hingewiesen werden, dass die rolex replica vom neuesten und besten hauseigenen Kaliber 3235 angetrieben wird – der Krone Rolex um 6 Uhr auf ihrem weißen Timer . ist der Entwickler. Dieses Automatikwerk ist ein offiziell zertifizierter Chronometer der Superlative, der mit einer paramagnetischen blauen Parachrom-Spirale, einem Paraflex-Stoßsicherungssystem replica uhren und einer Chronergy-Hemmung ausgestattet ist.